Tiga bulan setelah banjir bandang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada November 2025, banyak warga masih bertahan di tenda darurat. Mereka menunggu kepastian pembangunan hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap). Kondisi hidup yang serba terbatas dan ketidakpastian bantuan menambah beban bagi warga yang terdampak.
Ponirah (69), salah satu korban banjir di Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, masih tinggal di tenda lusuh bersama anak dan cucunya. Rumahnya hancur total saat banjir datang, dan sejak itu mereka tidak memiliki tempat tinggal yang layak. "Ya saya minta rumah saja. Pokoknya rumah kami bisa dibikin. Kasihan cucu saya seperti ini, kedinginan," ujar Ponirah.
Kondisi Warga Pasca Banjir
- Ponirah dan keluarga masih tinggal di tenda darurat yang lusuh, menghadapi panas matahari dan debu tebal.
- Kampung Kota Lintang Bawah, salah satu wilayah terdampak paling parah, masih menunjukkan kerusakan yang jelas.
- Anak-anak terlihat beraktivitas dan mandi di sekitar puing rumah yang hancur.
Janji Pemerintah
- Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, menyatakan pemerintah akan mempercepat penyelesaian huntara bagi warga terdampak di Aceh Tamiang.
- 102 blok hunian sementara telah dibangun secara nasional, namun realisasi di Aceh Tamiang masih lambat.
- Warga seperti Ponirah masih menunggu kepastian bantuan, sementara hari-hari mereka tetap berlalu di bawah tenda darurat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.