Kembalilingkungan

Tiga Bulan Pascabanjir, 30 Keluarga di Bireuen Masih Tinggal di Tenda Darurat

Penulis

ajnn.net

Tanggal

26 Feb 2026

Tiga Bulan Pascabanjir, 30 Keluarga di Bireuen Masih Tinggal di Tenda Darurat

Tiga bulan setelah banjir melanda Kabupaten Bireuen pada 26 November 2025, sekitar 30 kepala keluarga masih tinggal di tenda darurat di Desa Bale Panah, Kecamatan Juli. Kondisi ini bertentangan dengan target pemulihan yang ditetapkan oleh Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR, yang menargetkan pembangunan hunian sementara sebelum Idul Fitri 2026.

Warga, termasuk tiga perempuan dengan kondisi khusus, menghadapi kesulitan hidup di tenda. Mereka berharap pemerintah dapat menyediakan hunian sementara, meskipun pemerintah setempat tidak mengusulkan pembangunan hunian tersebut.

Kondisi Pengungsi di Bireuen

  • 30 kepala keluarga masih tinggal di tenda darurat di Desa Bale Panah.
  • Pemerintah Kabupaten Bireuen tidak mengusulkan pembangunan hunian sementara.
  • Warga lebih memilih menerima dana tunggu hunian (DTH) daripada hunian sementara.
  • Tiga perempuan, termasuk Ainal Mardiah yang memiliki anak dengan keterbatasan, menghadapi kesulitan hidup di tenda.
  • Warga berharap pemerintah dapat menyediakan hunian sementara untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Tanggapan Pemerintah

  • Pelaksana Tugas Kepala BPBD Bireuen, Doli Mardian, tidak memberikan konfirmasi mengenai jumlah pengungsi terkini.
  • Pemerintah setempat diduga lebih fokus pada pemberian dana tunggu hunian daripada pembangunan hunian sementara.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.