News
Tim SAR Evakuasi Jenazah Korban Pertama Pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan
21 Januari 2026 10:32
Tim SAR berhasil mengevakuasi jenazah korban pertama kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, menggunakan helikopter setelah proses evakuasi yang berlangsung hampir tiga hari di medan ekstrem. Jenazah tersebut dievakuasi ke Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Evakuasi dilakukan dalam kondisi cuaca yang sangat berat, termasuk kabut, hujan, dan suhu dingin. Tim SAR menghadapi berbagai tantangan, termasuk medan yang curam dan berbatu, serta kondisi cuaca yang tidak menentu.
Proses Evakuasi
- Jenazah ditemukan pada Minggu (18/1/2026) pukul 13.43 WITA di sebuah jurang sedalam sekitar 200 meter di kawasan puncak Gunung Bulusaraung.
- Awalnya, Tim SAR merencanakan evakuasi melalui jalur darat dengan berjalan kaki puluhan kilometer melewati punggung gunung, sungai, hingga jalan poros Kecamatan Cenrana.
- Namun, karena kondisi cuaca membaik, tim memutuskan mengubah rencana dan mengevakuasi jenazah menggunakan helikopter.
Kondisi Evakuasi
- Tim SAR menghadapi cuaca berkabut, hujan, angin kencang, serta suhu dingin sejak Minggu (18/1/2026) hingga Selasa (20/1/2026).
- Sebanyak 10 personel gabungan dari Basarnas Makassar, Kopasgat TNI AU, BPBD Kota Makassar, Brimob, Pramuka Peduli, dan Jasdam bahkan harus bermalam di tebing berbatu dalam kondisi hujan lebat dan suhu dingin bersama jenazah korban.
- Total, tim menghabiskan waktu sekitar 30 jam bersama jenazah sebelum berhasil menyerahkannya kepada tim lanjutan untuk dievakuasi menggunakan helikopter.
Pernyataan Kepala Basarnas
- Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengungkapkan beratnya proses evakuasi tersebut dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
- "Pada saat penarikan, korban dan rescuer sempat tersangkut di tebing berbatu dengan bongkahan marmer. Tali hampir putus sehingga evakuasi harus dihentikan dan korban diturunkan kembali ke lokasi semula karena tidak memungkinkan dilanjutkan," ujar Syafii.
Jenazah Korban Kedua
- Sementara itu, jenazah korban kedua yang ditemukan telah tiba di Biddokkes Polda Sulawesi Selatan pada Selasa (20/1/2026) malam.
- Korban kedua berjenis kelamin perempuan dan diduga merupakan pramugari pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang membawa 10 orang penumpang dan awak.
