News
Jembatan Gantung Garuda di Pidie: Harapan Warga Tiba Masjid dan Baro Yaman
04 Februari 2026 23:30
Jembatan gantung Garuda di Kabupaten Pidie, yang dibangun oleh Satgas Gulbencal TNI dan tim Vertical Rescue Indonesia (VRI), akan segera rampung. Keberadaan jembatan ini diharapkan memangkas jarak tempuh warga Gampong Baro Yaman, Kecamatan Mutiara, dan Desa Tiba Masjid, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, serta memperlancar aktivitas perekonomian, pertanian, pendidikan, dan interaksi sosial masyarakat.
Jembatan ini merupakan bagian dari program pembangunan 1.000 jembatan nasional, sebagai bantuan Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pertahanan Indonesia, untuk mengatasi kesulitan masyarakat. Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, SSos, mengatakan bahwa jembatan akan memperlancar aktivitas sehari-hari warga, dan pekerjaannya terus dipacu agar bisa segera dimanfaatkan.
Dampak Positif Jembatan Gantung
- Memperlancar aktivitas perekonomian: Warga akan lebih mudah beraktivitas ekonomi.
- Memperlancar pertanian: Akses ke kebun dan sawah menjadi lebih mudah.
- Memperlancar pendidikan: Anak sekolah akan lebih mudah bersekolah.
- Memperlancar interaksi sosial: Warga tidak perlu memutar jauh untuk berinteraksi.
Kepala Gampong Tiba Masjid, Hariyadi, mengungkapkan bahwa jembatan ini telah lama dinantikan sebagai akses alternatif yang lebih aman dan efisien bagi warga dua gampong. Partisipasi warga juga mempercepat pembangunan dan memperkuat semangat gotong royong yang menjadi fondasi kehidupan desa.
