News
TOMPi Bagikan Sepatu Sekolah untuk 46 Anak Korban Banjir di Pidie Jaya
24 Januari 2026 11:22
Komunitas Tokoh Masyarakat Pidie (TOMPi) membagikan sepatu dan kaus kaki baru kepada 46 anak Sekolah Dasar (SD) di Desa Dayah Usen, Meureudu, Pidie Jaya. Anak-anak ini merupakan korban banjir badang Siklon Senyar 2025 yang melanda wilayah tersebut. Bantuan ini diserahkan secara simbolis pada Jumat (23/01/2026) di halaman meunasah desa setempat.
Sepatu dan kaus kaki yang dibagikan merupakan hasil sumbangan dari anggota grup WhatsApp TOMPi, yang terdiri dari perantau Aceh di berbagai daerah seperti Bali, Jakarta, Palembang, Aceh, hingga Australia. Sekjen TOMPi, Muhammad Nur SPd MPd, menyatakan bahwa dana yang terkumpul disalurkan secara utuh tanpa potongan biaya operasional atau amil.
Dampak dan Respon Masyarakat
- 46 anak SD menerima sepatu dan kaus kaki baru untuk mendukung kegiatan sekolah mereka.
- Penyaluran tepat sasaran: Bantuan diberikan berdasarkan data dari perangkat desa, memastikan bahwa penerima adalah anak-anak yang benar-benar membutuhkan.
- Komitmen penuh: TOMPi bekerja sama dengan toko Citra Permata di Beureunuen untuk memastikan sepatu yang tidak sesuai ukuran dapat ditukar.
- Respon positif: Salah satu penerima bantuan, Rafika Salsabila, mengungkapkan kebahagiaannya dan mendoakan para donatur.
Nilai Sosial dan Edukasi
- Ikatan diaspora: Kegiatan ini memperkuat hubungan antara perantau Aceh dan generasi muda di tanah air.
- Pendidikan sebagai prioritas: Hasan Basri M. Nur, akademisi UIN Ar-Raniry, mengapresiasi TOMPi yang peduli terhadap pendidikan, serupa dengan upaya pembangunan Jepang pasca Perang Dunia II.
- Transparansi dan akuntabilitas: Penyaluran bantuan dilakukan secara terbuka dan terukur, memastikan bahwa setiap sumbangan digunakan dengan baik.
Kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh TOMPi dan yang pertama di Pidie Jaya. Diharapkan, inisiatif serupa dapat terus dilakukan di lokasi-lokasi lain untuk mendukung pemulihan dan peningkatan mutu pendidikan di Aceh.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan anak-anak korban banjir dapat kembali bersemangat dalam menjalani kegiatan belajar mengajar di sekolah.
