Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Warga Aceh Timur Peringati Tragedi Arakundo, Komitmen Berdamai

14 Februari 2026 10:39

Tragedi Arakundo, atau Tragedi Idi Cut, terjadi pada 3 Februari 1999 di Idi Cut, Aceh Timur. Peristiwa ini bukan sekadar catatan sejarah, melainkan luka kolektif yang menegaskan betapa rapuhnya kemanusiaan ketika kekerasan mengambil alih akal sehat dan nurani.

Setiap tahun peringatan digelar. Doa dibacakan, bunga ditabur, kisah diceritakan kembali. Namun sesungguhnya, kita memperingati untuk “melupakan,” bukan melupakan peristiwanya, melainkan melupakan dendamnya. Kita menjaga ingatan, tetapi melepaskan amarah yang dapat menumbuhkan luka baru.

Komitmen Berdamai

  • Berdamai dengan sejarah bukan berarti membenarkan kesalahan, apalagi menutup mata terhadap ketidakadilan. Berdamai adalah keberanian menerima bahwa kekerasan tak pernah menjadi jawaban.
  • Kemanusiaan lebih tinggi dari segala kepentingan. Identitas, ideologi, atau perbedaan pandangan tak seharusnya menghapus empati.
  • Belajar dari masa lalu berarti membangun masa depan dengan kesadaran baru. Bahwa kekerasan, dalam alasan apa pun, tak boleh lagi mendapat ruang.
  • Perbedaan harus dikelola dengan dialog, bukan dengan senjata atau kebencian yang diwariskan turun-temurun.

Maka memperingati Tragedi Arakundo adalah komitmen moral. Kita mengingat agar tak mengulang. Kita menundukkan kepala untuk para korban, sekaligus menegakkan hati untuk menjaga kedamaian. Sejarah boleh pahit, tetapi masa depan harus kita maniskan dengan saling memaafkan dan menghormati.

Warga Aceh Timur Peringati Tragedi Arakundo, Komitmen Berdamai
0123456789