Harga minyak dunia kembali melonjak hingga menembus level 100 dolar AS per barel setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam akan memblokade jalur pelayaran di Selat Hormuz. Kebijakan ini memicu kekhawatiran serius terhadap pasokan energi global, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur vital distribusi minyak dunia.
Pada Senin (13/4/2026), harga minyak mentah Brent sebagai acuan internasional naik sekitar 8 persen menjadi 102 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga meningkat sekitar 8 persen ke level 104 dolar AS per barel. Kenaikan ini berpotensi langsung dirasakan masyarakat, khususnya di Aceh, melalui kenaikan harga BBM dan biaya distribusi.
Dampak Kenaikan Harga Minyak
- Harga BBM: Harga bensin rata-rata kini mencapai 4,12 dolar AS per galon, naik sekitar 38 persen sejak awal konflik.
- Inflasi: Lonjakan harga energi berisiko mendorong inflasi lebih luas, termasuk harga pangan dan barang ritel.
- Biaya Distribusi: Gangguan rantai pasok, terutama pada bahan seperti pupuk dan kemasan makanan, diperkirakan akan memperparah tekanan inflasi di berbagai sektor.
- Dampak Jangka Panjang: Analis memperkirakan konflik dapat berlangsung dalam jangka panjang, sehingga harga energi sulit turun dalam waktu dekat.
Kekhawatiran Pasar Keuangan
Ketegangan geopolitik ini turut mengguncang pasar keuangan global. Kontrak berjangka indeks saham utama di AS mengalami pelemahan:
- Dow Jones turun sekitar 1,04 persen
- S&P 500 melemah 1 persen
- Nasdaq turun 1,15 persen
Penurunan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap dampak konflik terhadap ekonomi global.
Situasi di Selat Hormuz
Di tengah konflik, Iran justru dilaporkan meraup keuntungan dari aktivitas di Selat Hormuz. Negara tersebut disebut mengenakan tarif hingga 2 juta dolar AS per kapal yang melintas. Selain itu, ekspor minyak Iran mencapai rata-rata 1,85 juta barel per hari hingga Maret, meningkat sekitar 100.000 barel per hari dibandingkan periode tiga bulan sebelumnya.
Ketegangan semakin meningkat setelah pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) memperingatkan akan mengambil tindakan tegas terhadap kapal militer yang mendekati wilayah tersebut.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Tamiang alami pemadaman listrik akibat pencurian kabel SKTM
Jaringan listrik di Aceh Tamiang mengalami gangguan akibat maraknya pencurian saluran kabel tegangan menengah (SKTM).
Warga Aceh Tengah Merasa Diberi Kepedulian Melalui Bantuan Daging Presiden
ACEH TENGAH — Seekor sapi limosin berbobot 824 kilogram bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disembelih di halaman Masjid...
:null} Please provide JSON only. Let's produce final JSON with Title as string, etc. Ensure proper JSON escaping for markdown string (need to escape newlines?). We'll include markdown as a string with
BENER MERIAH — Enam bulan setelah banjir bandang memutus akses nasional Takengon–Bireuen, warga Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten...
Masyarakat Aceh Khawatir Tenang Saat Otsus Naik Menjadi 2,5% DAU
Baleg DPR RI resmi menyetujui revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) menjadi RUU


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.