Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Tujuh Jembatan Putus di Sawang Aceh Utara, Warga Terpaksa Pakai Rakit

31 Januari 2026 17:32

Tujuh jembatan utama di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara putus akibat banjir bandang besar pada 26 November 2025. Warga terpaksa menggunakan rakit sederhana untuk menyeberangi sungai demi menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial. Jembatan Sawang, yang menghubungkan beberapa gampong, menjadi akses utama ke pusat kecamatan dan kabupaten Bireuen. Kerusakan ini menyebabkan masyarakat kehilangan akses transportasi darat yang vital.

Jembatan Vital Putus

  • Jembatan Sawang menghubungkan Gampong Lhok Cut, Kubu, Blang Cut, dan Gunci.
  • Jembatan gantung Desa Riseh Teungoh–Gunci, Jembatan Induk Sawang, dan jembatan Lhok Bayu–Rambong Payong juga putus.
  • Dua jembatan gantung di Desa Riseh Tunong–Dusun Cot Calang mengalami kerusakan parah.
  • Jembatan Blang Teurakan–Lhok Bayu putus, memperparah isolasi warga.

Dampak Sosial dan Ekonomi

  • Warga terpaksa menggunakan rakit dengan tarif Rp10.000 per orang.
  • Situasi ini membahayakan keselamatan jiwa dan mengganggu aktivitas pendidikan dan perekonomian.
  • Jembatan Sawang vital untuk perekonomian masyarakat, tanpa jembatan kehidupan warga lumpuh.
  • Pemerintah Pusat diminta segera turun tangan untuk pembangunan jembatan rangka baja permanen.
Tujuh Jembatan Putus di Sawang Aceh Utara, Warga Terpaksa Pakai Rakit
0123456789