Tumpukan sampah di kawasan Pasar Nagan Raya semakin mengganggu aktivitas warga dan pedagang. Bau tak sedap yang ditimbulkan dinilai berpotensi mengganggu kesehatan lingkungan, terutama saat cuaca panas.
Ketua Lembaga Aspirasi Nasional Atjeh (LANA), Teuku Laksamana, mendesak Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk segera mengambil langkah konkret. Menurutnya, sampah rumah tangga, limbah plastik, dan sisa aktivitas pasar menumpuk tanpa penanganan maksimal.
Dampak dan Penyebab
- Bau menyengat semakin kuat saat cuaca panas, mengganggu aktivitas warga dan pedagang.
- Potensi gangguan kesehatan akibat lingkungan yang tidak higienis.
- Lemahnya sistem pengangkutan sampah dan minimnya pengawasan menjadi penyebab utama.
- Volume sampah pasar yang cukup besar menjadi kendala dalam pengelolaan.
Langkah Pemerintah
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nagan Raya, Teuku Zeddy Surachman, menegaskan bahwa pengangkutan sampah sudah dilakukan secara rutin, namun belum efektif. Dia berencana untuk duduk bersama pengelola pasar, keuchik, dan aparatur gampong untuk mencari solusi.
Teuku Zeddy juga menjelaskan bahwa sebagian sampah terlihat merupakan sampah baru yang telah dikeluarkan pedagang, dan sebagian sudah diangkut serta dibersihkan oleh petugas.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaIbu Aceh Singkil Raih Panen Bawang Merah Via Benih Biji","PublicImpact":9,"Credibility":9,"Urgency":6,"Evidence":7,"LongTermValue":9,"Education":7,"FinalScore":83,"Summary":"Pemkab Aceh Singkil kolab
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil berkolaborasi dengan NGO mitra pembangunan berhasil mengembangkan budidaya bawang merah
Empati Warga Pidie Jaya: USK Kirim 1.050 Mahasiswa Bantu Bangun Usaha
PIDIE JAYA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D., mengapresiasi...
: Warga Barsela Menunggu RS Meulaboh, Butuh Tambahan Rp50-100 M
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRA, Fuadri, mendesak Pemerintah Aceh memprioritaskan penyelesai
: Buruh Harian Aceh Barat Diamankan, Dugaan Pelecehan Anak 11 Tahun
Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat mengamankan seorang pria berinisial EE (42), buruh harian lepas asal Kabupaten Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.