News
Tunjangan Rp 500 Miliar Cair untuk Guru Aceh Tanpa Syarat Beban Mengajar
26 Januari 2026 12:57
Pemerintah telah mencairkan tunjangan sebesar Rp 500,89 miliar untuk guru di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kesejahteraan guru di tengah kondisi darurat pascabencana, tanpa mensyaratkan pemenuhan beban mengajar.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menyatakan bahwa dana tersebut diberikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada guru di daerah terdampak. Selain tunjangan reguler, Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan khusus kepada 16.647 guru dengan total anggaran sebesar Rp 32,9 miliar.
Bantuan Pendidikan Pascabencana
- Tunjangan Guru: Rp 500,89 miliar tanpa syarat beban mengajar.
- Bantuan Khusus: Rp 32,9 miliar untuk 16.647 guru.
- POSP: Rp 1,98 triliun untuk 29.000 satuan pendidikan.
- Bantuan Pendidikan Darurat: 30.500 paket school kit, 168 unit tenda darurat, dan 147 ruang kelas darurat.
Kondisi Sekolah di Aceh
- 2.966 sekolah telah kembali melaksanakan pembelajaran di sekolah asal karena hanya mengalami kerusakan ringan.
- 82 sekolah masih menjalankan pembelajaran di tenda dan ruang kelas darurat.
- 25 sekolah mengalami kerusakan berat dan harus menumpang di lokasi lain.
Pemerintah menargetkan perbaikan sekolah-sekolah tersebut rampung pada Februari 2026. Selain itu, dana operasional pendidikan darurat sebesar Rp 12,2 miliar telah disalurkan kepada 1.339 satuan pendidikan. Pemerintah juga mendistribusikan 147.670 buku pembelajaran serta memberikan dukungan psikososial kepada siswa di 681 satuan pendidikan dengan total anggaran Rp 2,7 miliar.
Kebijakan ini diharapkan dapat membantu pemulihan pendidikan di wilayah terdampak bencana dan menjaga kesejahteraan guru serta siswa di Aceh dan sekitarnya.
Tantangan dan Target Pemulihan
- Perbaikan Sarana dan Prasarana: Pemerintah menargetkan perbaikan sekolah rampung pada Februari 2026.
- Relokasi Sekolah: 25 sekolah di Aceh yang mengalami kerusakan berat direncanakan direlokasi ke lokasi yang lebih aman.
- Dukungan Psikososial: Dukungan psikososial diberikan kepada siswa di 681 satuan pendidikan dengan total anggaran Rp 2,7 miliar.
