PASE Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Lhokseumawe pada 6–8 Maret 2026 berhasil menarik perhatian masyarakat dengan berbagai kegiatan edukatif dan ekonomi. Acara ini tidak hanya memperingati Nuzulul Quran tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Lhokseumawe.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 400 peserta dan 35 sekolah, serta menghadirkan berbagai lomba dan edukasi seperti penggunaan QRIS, Pelindungan Konsumen (PEKA), dan Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah. Selain itu, bazaar UMKM dan layanan kas keliling SERAMBI menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Kegiatan Utama PASE Fest 2026
- Tabligh Akbar: Diadakan di Masjid Islamic Center Lhokseumawe dengan menghadirkan Ust. Dr. Tgk. H. Awwaluz Zikri, Lc., MA.
- Lomba dan Aktivitas Edukatif: Meliputi lomba mewarnai, tahjiz mayyit, dakwah islam, adzan, dan hafalan surat pendek.
- Sosialisasi dan Edukasi: Penjelasan peran ekonomi syariah, penggunaan QRIS, dan kampanye belanja bijak.
- Bazaar UMKM: Menghadirkan produk-produk unggulan pelaku usaha kreatif di Kota Lhokseumawe.
- Layanan Kas Keliling SERAMBI: Memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar di lingkungan masyarakat.
Dampak dan Harapan
PASE Fest 2026 melibatkan empat perbankan dan tujuh UMKM, sebagai bagian dari upaya mendorong inklusi keuangan dan memperluas digitalisasi transaksi non-tunai. Acara ini juga menawarkan berbagai benefit menarik untuk pengunjung dalam menggunakan kanal transaksi digital QRIS.
Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPwBI Lhokseumawe yang telah menyelenggarakan PASE Fest untuk pertama kalinya di Kota Lhokseumawe. Pemerintah Kota menilai bahwa penyelenggaraan ini bukan hanya menghadirkan rangkaian kegiatan ekonomi syariah, tetapi juga menjadi bagian dari syiar Islam yang memberikan nilai manfaat luas bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan PASE Fest, serta mendorong agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang. Pemerintah meyakini bahwa semakin banyak UMKM yang terlibat, maka semakin tumbuh pula ekonomi masyarakat dan semakin kuat ekosistem ekonomi syariah di Kota Lhokseumawe.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.