Timeline Aceh

UIN Ar-Raniry Kembangkan Baterai Ramah Lingkungan Berbasis Tumbuhan

3 hari yang lalu

Peneliti dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh berhasil mengembangkan material baterai ramah lingkungan berbasis tumbuhan. Inovasi ini dinilai dapat meningkatkan kinerja baterai lithium-ion dan mendukung pengembangan teknologi energi masa depan.

Riset yang dipimpin oleh Dr Abd Mujahid Hamdan ini melibatkan kolaborasi dengan ITB, BRIN, dan Universitas Negeri Surakarta. Material komposit nikel oksida (NiO) dan grafit yang dikembangkan menggunakan metode green synthesis menunjukkan kapasitas penyimpanan energi 22,73% lebih tinggi dibandingkan grafit komersial.

Inovasi Baterai Ramah Lingkungan

  • Material komposit menggunakan ekstrak tumbuhan sebagai agen reduksi dan stabilisasi.
  • Efisiensi coulombic mencapai 99%, menunjukkan kehilangan energi yang sangat kecil.
  • Pendekatan green synthesis lebih ramah lingkungan dibandingkan metode sintesis kimia konvensional.

Dampak dan Harapan

  • Inovasi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan teknologi kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi terbarukan.
  • Penelitian didanai oleh program MORA The AIR Fund dan diapresiasi oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman.
  • Tim peneliti berencana melanjutkan riset pada tahap optimasi material dan pengembangan skala produksi.
UIN Ar-Raniry Kembangkan Baterai Ramah Lingkungan Berbasis Tumbuhan