News
UIN Ar-Raniry Menjadi Kampus Riset Terbaik di Luar Jawa, Menempati Posisi Keempat Nasional
05 Februari 2026 09:05
Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh telah mencapai prestasi luar biasa dengan menempati peringkat pertama sebagai perguruan tinggi dengan kinerja riset terbaik di luar Pulau Jawa. Ini juga mengantarkannya ke posisi keempat kampus riset terbaik nasional menurut Scimago Institutions Rankings (SIR) 2025.
UIN Ar-Raniry berada di bawah Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Pertanian Bogor, tetapi mengungguli sejumlah perguruan tinggi besar lainnya seperti Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Hasanuddin. Prestasi ini menjadikan UIN Ar-Raniry sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berhasil menembus lima besar nasional.
Kinerja Riset dan Inovasi
Penilaian SIR didasarkan pada tiga indikator utama: kinerja riset, inovasi, dan dampak sosial. Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, mengungkapkan bahwa capaian ini adalah hasil kerja kolektif sivitas akademika yang terus mendorong budaya riset berkualitas dan berdampak luas.
Jurnal Ilmiah dan Kolaborasi Internasional
UIN Ar-Raniry mengelola 125 jurnal ilmiah dan prosiding, dengan 49 jurnal telah terakreditasi nasional. Beberapa jurnal seperti El-Usrah, Samarah, Islam Futura, dan Petita telah mencapai prestasi internasional yang signifikan.
Kolaborasi Internasional
UIN Ar-Raniry juga aktif dalam kolaborasi internasional, seperti The 3rd Samarah International Conference on Islamic Family Law dan The First El-Usrah International Conference di Selangor, yang diikuti oleh 128 pemakalah dari Indonesia, Malaysia, dan Turki.
Daftar Top Scientist
Dua dosen UIN Ar-Raniry, Muhammad Siddiq Armia dan Mursyid Djawas, masuk dalam daftar Top 2 persen Scientist Worldwide 2025 yang dirilis Universitas Stanford bekerja sama dengan Elsevier.
Dampak Sosial dan Edukasi
Prestasi UIN Ar-Raniry tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga bagian dari jihad akademik yang terus dikembangkan untuk melayani dan memberi manfaat bagi masyarakat. Ini membuktikan daya saing UIN Ar-Raniry sebagai pusat riset unggulan di luar Pulau Jawa.
