Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

UIN SUNA Lhokseumawe Kerjasama dengan Malaysia untuk Pemulihan Psikologis Pasca Banjir

01 Februari 2026 19:37

Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe bersama dua fakultasnya resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA) Sabtu (31/1/2026). Jalinan kerjasama tersebut sebagai upaya memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, konseling, dan pengabdian masyarakat.

Penandatanganan MoU tersebut melibatkan UIN SUNA Lhokseumawe, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), serta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Kegiatan ini dirangkaikan dengan International Workshop & Community Service bertema “Post-Disaster Trauma Recovery & Community Rebuilding” yang berlangsung di Ruang OP Room Gedung Biro Rektorat UIN SUNA Lhokseumawe.

Kerja Sama Internasional

  • MoU tingkat universitas ditandatangani oleh Wakil Rektor III UIN SUNA Lhokseumawe, Dr Darmadi, bersama Presiden PEKA Malaysia, Siti Taniza Toha.
  • Penandatanganan MoU di tingkat fakultas dilakukan oleh pimpinan FUAD dan FTIK sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.
  • Kerja sama ini mencakup pengembangan bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang bimbingan konseling dan pemulihan trauma psikologis pascabencana.

Implementasi Awal

  • Sebagai bagian dari implementasi awal MoU, FUAD UIN SUNA Lhokseumawe menyelenggarakan workshop internasional yang menghadirkan pemateri dari PEKA Malaysia, Saffuan Abdullah.
  • Dalam pemaparannya, ia menjelaskan konsep trauma pascabencana serta pendekatan pemulihan psikologis berbasis komunitas yang dapat diterapkan di daerah terdampak bencana.
  • Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, serta pejabat struktural dari FUAD dan FTIK UIN SUNA Lhokseumawe.

Harapan dan Kontribusi

  • Wakil Rektor III UIN SUNA Lhokseumawe, Darmadi, menyampaikan bahwa kerja sama dengan PEKA Malaysia diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata.
  • Dekan FUAD UIN SUNA Lhokseumawe, Ruhama Wazna, menjelaskan bahwa keterlibatan FUAD dan FTIK dalam kerja sama ini didasarkan pada kesesuaian bidang keilmuan.
  • Ia juga menyinggung kondisi Aceh pascabanjir 2025 yang hingga kini masih menyisakan dampak, khususnya dari sisi psikologis masyarakat.
  • UIN SUNA Lhokseumawe bersama FUAD dan FTIK berharap dapat memperkuat jejaring internasional serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam pemulihan masyarakat pascabencana melalui pendekatan akademik dan pengabdian yang berkelanjutan.
UIN SUNA Lhokseumawe Kerjasama dengan Malaysia untuk Pemulihan Psikologis Pasca Banjir
0123456789