News
Ulama Aceh Desak Prabowo Keluar dari Dewan Perdamaian Trump untuk Gaza
3 jam yang lalu
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Faisal Ali atau Abu Sibreh, meminta Presiden RI Prabowo Subianto untuk keluar dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang dibentuk oleh Presiden AS, Donald Trump. Dewan ini dibentuk untuk menyikapi isu Gaza, Palestina, dan resmi diluncurkan di Davos, Swiss pada 22 Januari 2026.
Abu Sibreh menyatakan bahwa pembentukan dewan perdamaian ini merupakan jebakan bagi pemimpin negara Islam. Dia menyarankan agar Indonesia keluar dari lembaga tersebut dan lebih memilih jalur perdamaian melalui Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
Alasan Penolakan
- Dewan Perdamaian dianggap sebagai jebakan: Abu Sibreh menilai bahwa dewan ini hanya akal-akalan Yahudi untuk menjebak pemimpin Muslim, termasuk Indonesia.
- Allah tidak senang dengan Yahudi: Menurut Abu Sibreh, Allah sebagai pencipta alam sudah berfirman bahwa Yahudi tidak akan senang terhadap Islam.
- PBB sebagai alternatif: Abu Sibreh menyarankan agar Prabowo lebih percaya pada firman Allah dan menggunakan jalur perdamaian di PBB.
Dampak dan Implikasi
- Keprihatinan ulama Aceh: Pernyataan ini mencerminkan keprihatinan ulama Aceh terhadap isu Palestina dan sikap Indonesia dalam menyikapi konflik tersebut.
- Pentingnya jalur perdamaian: Abu Sibreh menekankan bahwa Indonesia seharusnya menggunakan jalur perdamaian yang sudah ada, seperti PBB, daripada bergabung dengan dewan bentukan Trump.
- Reaksi masyarakat: Pernyataan ini dapat memicu diskusi dan reaksi dari masyarakat Aceh dan Indonesia secara umum mengenai sikap pemerintah terhadap isu Palestina.
