Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat global dengan berhasil masuk dalam 21% universitas terbaik dunia untuk kategori universitas tujuan mahasiswa internasional. Prestasi ini berdasarkan publikasi Study Abroad Aide, sebuah lembaga pemeringkatan dunia yang dirancang khusus untuk merilis peringkat universitas terhadap mahasiswa internasional.
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menyatakan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti nyata komitmen USK dalam meningkatkan kualitas akademik, memperluas jejaring global, serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan berdaya saing internasional.
Prestasi dan Peningkatan
- USK meningkat peringkat dari 22% pada tahun 2024 menjadi 21% pada tahun 2026.
- Di tingkat nasional, USK menempati peringkat ke-21 dari 149 perguruan tinggi di Indonesia dalam kategori mobilitas mahasiswa internasional.
Faktor Keberhasilan
- Program akademik berkualitas dan dukungan layanan internasional.
- Lingkungan multikultural yang kondusif.
- Berbagai kegiatan internasionalisasi akademik seperti program BIPA, pertukaran mahasiswa, dan kunjungan akademik kampus.
Manfaat dan Harapan
- Prestasi ini memberikan manfaat besar bagi calon mahasiswa yang mencari institusi pendidikan tinggi berkualitas dengan reputasi internasional yang kuat.
- USK berharap prestasi ini semakin memotivasi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan.
Saat ini, USK memiliki sekitar 130 mahasiswa internasional dari berbagai negara seperti Filipina, Thailand, Malaysia, Tajikistan, Mali, Pakistan, Libya, Bangladesh, India, Gambia, Kirgizstan, Myanmar, Yaman, Korea Selatan, Palestina, Afghanistan, Rwanda, Kepulauan Solomon, Papua Nugini, Tanzania, Malawi, Botswana, dan Kenya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.