Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Prof Mirza Tabrani, mengumumkan rencana pengembangan rumah sakit sebagai bagian dari upaya meningkatkan pendapatan dan layanan kesehatan. Rumah sakit ini juga akan berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan, dengan 50 kamar yang siap melayani masyarakat.
Pengembangan rumah sakit ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan dosen, karyawan, dan seluruh civitas akademika USK. Proses pengembangan rumah sakit dimulai pada tahun 2027 dan saat ini masih dalam tahap perencanaan di Bappenas.
Dampak Positif bagi Masyarakat Aceh
- Meningkatkan Layanan Kesehatan: Rumah sakit USK akan membantu mengurangi beban Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) yang saat ini kelebihan kapasitas.
- Pendidikan Kesehatan: Rumah sakit ini akan berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan, memberikan kesempatan bagi mahasiswa kedokteran untuk belajar dan berlatih.
- Peningkatan Pendapatan: Pengembangan rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan pendapatan USK, yang pada gilirannya akan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan dosen dan karyawan.
- Dampak Jangka Panjang: Rumah sakit ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Aceh dalam jangka panjang, baik dari sisi layanan kesehatan maupun pendidikan.
Rencana Pengembangan
- Proses Pengembangan: Proses pengembangan rumah sakit dimulai pada tahun 2027 dan saat ini masih dalam tahap perencanaan di Bappenas.
- Fasilitas: Rumah sakit USK akan memiliki 50 kamar yang siap melayani masyarakat.
- Beasiswa: Selain pengembangan rumah sakit, USK juga terus mengupayakan bantuan pendidikan seperti beasiswa untuk mahasiswa supaya tidak ada yang berhenti di tengah jalan karena ketiadaan biaya kuliah.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.