News
USK Pertahankan Predikat AA dalam Tata Kelola Pemerintahan selama Dua Tahun Berturut-turut
13 jam yang lalu
Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam bidang tata kelola pemerintahan. Pada tahun 2025, USK berhasil meraih nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebesar 91,40 dengan predikat AA atau kategori Sangat Memuaskan. Capaian ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi USK, universitas ini berhasil mempertahankan predikat AA selama dua tahun berturut-turut.
Keberhasilan ini menunjukkan konsistensi USK dalam menerapkan sistem akuntabilitas kinerja yang efektif, terukur, dan berorientasi pada hasil. Nilai 91,40 menempatkan USK sebagai institusi dengan perencanaan kinerja yang selaras dengan sasaran strategis, pelaksanaan program yang tepat sasaran, serta pelaporan dan evaluasi kinerja yang akuntabel.
Faktor Kunci Keberhasilan
- Sinergi seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya kinerja unggul.
- Hadirnya berbagai karya inovatif layanan yang menjadi model atau rujukan bagi beberapa satuan kerja (Satker) maupun Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya di Indonesia.
- Evaluasi komprehensif terhadap komponen perencanaan, pengukuran, pelaporan, evaluasi internal, serta capaian kinerja organisasi.
Dampak dan Kontribusi
Dengan predikat Sangat Memuaskan, USK dinilai mampu mengelola sumber daya secara efisien dan memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pembangunan nasional. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis, Prof Dr Ir Taufiq Saidi, M.Eng, IPU, menyatakan bahwa pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa USK terus memperkuat tata kelola yang transparan dan efektif.
Harapan ke Depan
Keberhasilan USK dalam mempertahankan predikat AA diharapkan dapat menjadi inspirasi dan model bagi institusi lain di Indonesia. Dengan terus memperkuat tata kelola yang transparan dan efektif, USK berkomitmen untuk memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan nasional, khususnya di bidang pendidikan dan penelitian.
Dengan pencapaian ini, USK tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam mengelola sumber daya secara efisien, tetapi juga dalam memberikan layanan yang inovatif dan berkualitas. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tinggi di Aceh dan Indonesia secara keseluruhan.
