Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

13 Rumah dan Madrasah di Pidie Jaya Lenyap Akibat Banjir Bandang

22 Januari 2026 17:57

Banjir bandang yang melanda Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, pada November 2025, telah menghancurkan 13 rumah warga dan dua bangunan madrasah. Rumah-rumah tersebut terletak jauh dari bibir sungai Krueng Meureudue, namun tetap lenyap disapu banjir. Puing-puing bangunan masih berserakan di daerah aliran sungai, sementara kayu gelondongan berbagai ukuran memenuhi lahan produktif warga.

Salah satu madrasah yang terdampak adalah MIN 5 Seunong dan Raudhatul Athfal yang terletak dalam satu kompleks. Areal tanah seluas lebih dari 1.000 meter persegi tempat kedua madrasah itu berdiri ikut hilang. Kini, proses belajar mengajar siswa MIN 5 Seunong dialihkan ke sebuah sarana ibadah di gampong tersebut sejak 5 Januari 2026. Namun, kehadiran siswa belum sepenuhnya normal karena suasana duka pascabencana masih menyelimuti.

Dampak Banjir Bandang

  • 13 rumah warga lenyap disapu banjir.
  • Dua bangunan madrasah (MIN 5 Seunong dan Raudhatul Athfal) hancur.
  • Areal tanah seluas 1.000 meter persegi hilang.
  • Jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Seunong dengan Blang Awe putus.
  • Kayu gelondongan masih berserakan di lahan produktif warga.

Upaya Pemulihan

  • Proses belajar mengajar siswa dialihkan ke sarana ibadah.
  • Jembatan gantung telah dibangun kembali oleh prajurit TNI dengan nama Jembatan Gantung Garuda.
  • Jembatan sepanjang 150 meter kini ramai dilintasi warga, termasuk menggunakan sepeda motor.

Tantangan yang Dihadapi

  • Pemerintah dinilai lambat dalam membersihkan kayu-kayu yang memenuhi lahan produktif.
  • Suasana duka pascabencana masih menyelimuti warga.
  • Kehadiran siswa di madrasah belum sepenuhnya normal.

Banjir bandang ini tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Pemulihan dan rekonstruksi masih terus berlangsung, dengan harapan kondisi dapat segera kembali normal dan warga dapat melanjutkan kehidupan mereka dengan tenang.

Dampak Jangka Panjang

  • Infrastruktur yang rusak memerlukan waktu dan biaya untuk diperbaiki.
  • Lahan produktif yang terganggu dapat mempengaruhi mata pencaharian warga.
  • Trauma pascabencana mungkin memerlukan dukungan psikologis bagi warga, terutama anak-anak.

Dengan adanya bantuan dari berbagai pihak, diharapkan pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan warga dapat segera bangkit dari musibah ini.

13 Rumah dan Madrasah di Pidie Jaya Lenyap Akibat Banjir Bandang
0123456789