Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

140 Anak Bireuen Keracunan MBG, Ratusan Dilarikan ke Puskesmas

1 hari yang lalu

Sebanyak 140 anak dari berbagai desa di Kecamatan Simpang Mamplam dan Pandrah, Kabupaten Bireuen, diduga keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (26/2/2026) malam. Anak-anak tersebut mengalami gejala mual, pusing, dan muntah-muntah setelah mengonsumsi bakso dan susu yang dibagikan.

Orang tua mulai membawa anak mereka ke Puskesmas Simpang Mamplam sejak pukul 21.00 WIB. Hingga Jumat (27/2/2026) pukul 02.00 WIB dini hari, warga masih terus berdatangan membawa anaknya yang mengalami gejala serupa. Akibat membludaknya pasien, sebagian anak dirujuk ke Puskesmas Pandrah, Puskesmas Jeunieb, dan RSUD dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kondisi Pasien

  • 56 pasien dirawat di Puskesmas Simpang Mamplam, 14 anak sudah dipulangkan.
  • 24 pasien di Puskesmas Pandrah.
  • 24 pasien di Puskesmas Samalanga.
  • 13 pasien di Puskesmas Jeunieb, termasuk seorang guru MIN di Simpang Mamplam.
  • 11 pasien di RSUD dr Fauziah Bireuen.
  • 8 pasien di RS BMC Bireuen.
  • 4 pasien di RS Jeumpa Hospital.
  • 1 pasien di RSU Pidie Jaya.

Tanggapan Pemerintah

Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, Irwan, menyatakan bahwa sebagian besar anak sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik. Bupati Bireuen, Mukhlis, bersama Ketua DPRK Juniadi dan Camat Simpang Mamplam, Mukhsin, meninjau langsung kondisi para pasien di Puskesmas Simpang Mamplam.

Penanganan Lanjutan

Seluruh pasien tertangani dengan baik dan sebagian besar sudah pulang. Hanya beberapa anak masih dalam perawatan karena mengalami diare. Kondisi pasien lainnya berangsur membaik dan kemungkinan dapat pulang pada malam hari tergantung perkembangan kondisi masing-masing.

140 Anak Bireuen Keracunan MBG, Ratusan Dilarikan ke Puskesmas
0123456789