Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Rumah di Teupin Raya Bireuen Masih Terendam Lumpur Pasca Banjir

30 Januari 2026 16:12

Desa Teupin Raya di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, masih berjuang memulihkan diri dari dampak banjir bandang akhir November 2025 lalu. Puluhan rumah di desa yang berbatasan langsung dengan aliran Krueng Peusangan itu mengalami kerusakan parah, hilang, atau tertimbun lumpur tebal.

Pantauan di lapangan pada Kamis (22/1/2026) menunjukkan jalan utama desa telah dibersihkan. Namun, tumpukan lumpur setinggi lebih dari satu meter masih menggunung di sisi kiri dan kanan jalan. Sebanyak delapan rumah di antara belasan rumah lainnya masih terbalut lumpur hingga ke bagian dalam.

Kondisi Desa

  • Sebagian rumah telah dibersihkan, tetapi hanya pada bagian depan dan ruang utama.
  • Sisa lumpur hasil pembersihan yang ditumpuk di sekeliling rumah membentuk gundukan tinggi, membuat pemandangan desa tampak seperti hamparan tanah basah yang belum tersentuh.
  • Seorang warga mengungkapkan kondisi desa yang masih memprihatinkan. Meski beberapa rumah telah dibersihkan dengan bantuan anggota TNI, keterbatasan air bersih dari sumur menghambat proses pembersihan lebih lanjut.
  • Warga juga tidak dapat menggarap sawahnya yang masih terbenam lumpur tebal.

Dampak Banjir

  • Camat Peusangan Selatan menyatakan dalam musibah tersebut tercatat 87 unit rumah rusak berat, 23 unit rusak sedang, dan 16 unit rusak ringan.
  • Pihaknya menyebut pembersihan lumpur telah dilakukan di ruas jalan antar kabupaten dan beberapa lorong desa, namun banyak rumah warga masih dipenuhi endapan lumpur tebal.
Rumah di Teupin Raya Bireuen Masih Terendam Lumpur Pasca Banjir