Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Warga Aceh Utara Menghadapi Ramadhan di Tenda Darurat, Menanti Relokasi

1 hari yang lalu

Ratusan warga Dusun Tanah Merah, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, masih bertahan di tenda-tenda darurat pascabanjir. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga melewati bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri karena belum adanya kepastian mengenai relokasi dari pihak pemerintah.

Tokoh masyarakat setempat, Tengku Amiruddin, mengungkapkan bahwa warga terpaksa membangun tempat perlindungan seadanya menggunakan material sisa dan bantuan tenda dari BNPB. Dalam sebuah video, Amiruddin memperlihatkan deretan tenda darurat yang kini menjadi satu-satunya tempat berteduh bagi warga.

Kondisi Warga di Tenda Darurat

  • 100 unit rumah di kawasan tersebut tertimbun material banjir, hanya menyisakan pondasi dan beton.
  • Warga mengumpulkan seng, kayu, dan sisa bangunan lain yang masih layak pakai untuk didirikan kembali sebagai tempat tinggal sementara.
  • Anak-anak bermain di bekas lokasi rumah yang kini berubah menjadi lahan berlumpur.
  • Warga khawatirkan kondisi para lansia yang harus bertahan di bawah cuaca panas dalam keterbatasan fasilitas.

Kerusakan Pesantren

  • Banjir tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga menghancurkan sebuah pesantren yang menjadi pusat pendidikan agama bagi anak-anak setempat.
  • Tiga balai utama yang digunakan untuk proses pembelajaran rusak berat dan tak lagi bisa difungsikan.
  • Musala pesantren kini hanya menyisakan lantai tanpa atap.
  • Asrama santri serta rumah dewan guru juga mengalami kerusakan berat.

Warga Desa Lubok Pusaka meminta seluruh pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat relokasi dan membantu pemulihan kehidupan mereka. Pengelola pesantren juga menunggu bantuan dan perhatian dari berbagai pihak untuk memulihkan kembali sarana pendidikan tersebut.

Warga Aceh Utara Menghadapi Ramadhan di Tenda Darurat, Menanti Relokasi
0123456789