Ratusan warga Dusun Tanah Merah, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, masih bertahan di tenda-tenda darurat pascabanjir. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga melewati bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri karena belum adanya kepastian mengenai relokasi dari pihak pemerintah.
Tokoh masyarakat setempat, Tengku Amiruddin, mengungkapkan bahwa warga terpaksa membangun tempat perlindungan seadanya menggunakan material sisa dan bantuan tenda dari BNPB. Dalam sebuah video, Amiruddin memperlihatkan deretan tenda darurat yang kini menjadi satu-satunya tempat berteduh bagi warga.
Kondisi Warga di Tenda Darurat
- 100 unit rumah di kawasan tersebut tertimbun material banjir, hanya menyisakan pondasi dan beton.
- Warga mengumpulkan seng, kayu, dan sisa bangunan lain yang masih layak pakai untuk didirikan kembali sebagai tempat tinggal sementara.
- Anak-anak bermain di bekas lokasi rumah yang kini berubah menjadi lahan berlumpur.
- Warga khawatirkan kondisi para lansia yang harus bertahan di bawah cuaca panas dalam keterbatasan fasilitas.
Kerusakan Pesantren
- Banjir tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga menghancurkan sebuah pesantren yang menjadi pusat pendidikan agama bagi anak-anak setempat.
- Tiga balai utama yang digunakan untuk proses pembelajaran rusak berat dan tak lagi bisa difungsikan.
- Musala pesantren kini hanya menyisakan lantai tanpa atap.
- Asrama santri serta rumah dewan guru juga mengalami kerusakan berat.
Warga Desa Lubok Pusaka meminta seluruh pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat relokasi dan membantu pemulihan kehidupan mereka. Pengelola pesantren juga menunggu bantuan dan perhatian dari berbagai pihak untuk memulihkan kembali sarana pendidikan tersebut.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.