Kembaliekonomi

Petani Aceh Singkil Bertanya: TBS Sawit Naik, Pupuk Masih Mahal?

Penulis

serambinews.com

Tanggal

03 Jun 2026

Petani Aceh Singkil Bertanya: TBS Sawit Naik, Pupuk Masih Mahal?

Harga TBS sawit di Aceh Singkil menunjukkan pemulihan yang signifikan. Di Kecamatan Singkil dan Singkil Utara, harga mencapai Rp2.450/kg, sementara di Suro Makmur dan Gunung Meriah mencapai Rp2.470/kg, naik sekitar Rp450–Rp470 dari level Rp2.000/kg yang sebelumnya dicatat.

Sebaran harga pupuk juga mencurigakan; pupuk KCL Meroke sekarang Rp470.000 per zak 50 kg, naik Rp20.000, sementara pupuk Nitrea (46 % N) melambung menjadi Rp550.000 untuk jenis halus dan Rp650.000 untuk bentuk prill/granul.

Apa artinya bagi petani?

  • Lebih dari 70 % penduduk Aceh Singkil mengandalkan sawit untuk pencarian hidup
  • Luas kebun sawit rakyat mencapai 31.351 hektare, perusahaan HGU 44.483 hektare
  • Harga TBS saat ini Rp2.450–Rp2.470/kg, lebih tinggi Rp450–Rp470/kg dari titik terendah
  • Pupuk KCL Meroke Rp470.000/zak, naik Rp20.000 dari sebelumnya
  • Pupuk Nitrea halus Rp550.000/zak, naik Rp130.000; prill/granul Rp650.000/zak, naik Rp50.000
  • Herbisida naik antara Rp5.000–Rp20.000/liter

Ketika harga input tetap tinggi sementara hasil belum mencapai level sebelumnya, margin keuntungan petani menjadi sempit, menimbulkan tekanan pada kemampuan membeli kebutuhan dasar dan mempertahankan usaha tanaman.

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.