Kembalilingkungan

Jembatan Putus di Pante Kera, Warga Aceh Timur Terisolasi Pasca Banjir

Penulis

serambinews.com

Tanggal

15 Apr 2026

Jembatan Putus di Pante Kera, Warga Aceh Timur Terisolasi Pasca Banjir

Jembatan penghubung antar dusun di Desa Pante Kera, Aceh Timur, putus akibat banjir pada akhir 2025. Jembatan sepanjang 120 meter yang dibangun dengan dana desa sejak 2017 tersebut menjadi akses vital bagi warga untuk beraktivitas sehari-hari.

Pasca banjir, warga terpaksa menggunakan rakit atau getek yang disediakan BNPB untuk melintasi Sungai Lokop. Namun, alat tersebut tidak dapat digunakan saat arus sungai deras, sehingga aktivitas warga terbatas. Hasil panen dalam jumlah besar juga tidak bisa dikeluarkan karena keterbatasan kapasitas rakit dan getek.

Dampak Terhadap Warga

  • Warga harus melihat kondisi arus sungai terlebih dahulu sebelum melintas.
  • Waktu tempuh untuk mencapai pusat desa meningkat menjadi 5 hingga 10 menit.
  • Aktivitas sehari-hari dan pengangkutan hasil panen terhambat.

Harapan Pemerintah Desa

Kepala Desa Pante Kera, Sabilah, berharap pemerintah dapat segera membangun jembatan Bailey untuk mengembalikan akses penghubung di desa tersebut. Jembatan Bailey dianggap sebagai solusi sementara yang dapat mengatasi isolasi yang dialami warga.

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.