Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Jembatan Garuda TNI Hubungkan 11 Desa Terisolasi di Aceh Pasca Bencana

3 hari yang lalu

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil meresmikan jembatan darurat gantung di Desa Lhok Kuyun, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Jembatan ini merupakan bagian dari program Jembatan Garuda Merah Putih yang bertujuan mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Program ini melibatkan pembangunan 11 jembatan gantung di berbagai daerah di Aceh, termasuk Desa Ara dan Desa Blang Awe di Pidie Jaya, Sungai Lhok Kuyun, Gampong Teungoh, dan Blang Teurekan di Aceh Utara. Jembatan-jembatan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses sekolah, pasar, fasilitas kesehatan, serta pusat kegiatan ekonomi lainnya.

Dampak Jembatan Garuda

  • Membuka akses transportasi bagi masyarakat yang sebelumnya terisolasi akibat kerusakan infrastruktur pasca bencana.
  • Simbol hadirnya negara untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan dan perekonomian rakyat dapat pulih.
  • Mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat dengan menyediakan sarana penghubung wilayah yang vital.

Komitmen TNI AD

  • TNI AD berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.
  • Program Jembatan Garuda Merah Putih melibatkan 200 titik di seluruh Indonesia, dengan prioritas pada daerah terdampak bencana.
  • Jembatan yang dibangun oleh TNI AD sangat membantu masyarakat, khususnya di daerah yang sebelumnya terputus dari akses transportasi.

Maruli menegaskan bahwa pekerjaan TNI AD selalu dilaksanakan dengan bergotong royong bersama masyarakat dan pemerintah daerah. Pihaknya melaksanakan perintah untuk membangun jembatan bailey secara berkelanjutan, yang merupakan jembatan darurat yang cukup kuat dan dapat bertahan lama.

Jembatan Garuda TNI Hubungkan 11 Desa Terisolasi di Aceh Pasca Bencana