Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Operasi Gaktib dan Yustisi TNI di Aceh: Pelanggaran Prajurit Turun 2025

13 Februari 2026 21:55

Kepala Kelompok Staf Ahli Pangdam Iskandar Muda (Kapok Sahli Pangdam IM), Brigadir Jenderal TNI Bambang Sulistyo Hery SSos MHan, mewakili Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI, Joko Hadi Susilo SIP, bertindak sebagai Inspektur Upacara saat pelaksanaan Gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Jumat (13/2/2026).

Kapok Sahli Pangdam IM saat membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto SE MSi menegaskan, pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi yang diselenggarakan setiap tahun pada hakikatnya merupakan upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan kesadaran hukum, meningkatkan disiplin, serta memperkuat profesionalisme prajurit dan PNS TNI.

Penurunan Pelanggaran

  • Operasi Gaktib mencatat penurunan dari 456 pelanggaran menjadi 432 pelanggaran atau turun sekitar 5,62 persen.
  • Operasi Yustisi mengalami penurunan signifikan dari 925 perkara menjadi 549 perkara atau turun sekitar 40,64 persen.
  • Di Aceh, angka pelanggaran prajurit TNI di wilayah Kodam IM mengalami penurunan dari 100 perkara menjadi 98 perkara.

Tema dan Komitmen

  • Tema Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun 2026 adalah TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju.
  • Operasi tahun ini diharapkan terus dikembangkan dengan pendekatan yang lebih edukatif, sehingga menjadi langkah pencegahan sekaligus penyelesaian terhadap berbagai potensi pelanggaran hukum di lingkungan TNI.
Operasi Gaktib dan Yustisi TNI di Aceh: Pelanggaran Prajurit Turun 2025
0123456789