Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Harga Emas di Banda Aceh Melonjak Rp 200.000 per Mayam Akibat Konflik Timur Tengah

2 jam yang lalu

Harga emas murni di Banda Aceh melonjak drastis menjadi Rp 8.900.000 per mayam, naik Rp 200.000 dari posisi sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah, menyusul serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Masyarakat Aceh beralih ke emas sebagai instrumen investasi aman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Aktivitas jual beli emas di Pasar Aceh justru meningkat, dengan 95% transaksi merupakan pembelian.

Dampak Konflik Timur Tengah

  • Harga emas dunia menguat akibat pelaku pasar global beralih ke aset aman.
  • Harga minyak dunia juga mengalami tren kenaikan serupa.
  • Rencana China untuk melakukan pembelian emas dalam jumlah besar diperkirakan akan mendorong harga emas tetap tinggi.

Kondisi Pasar Emas di Banda Aceh

  • Ongkos pembuatan perhiasan berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per mayam, tergantung desain dan tingkat kerumitan.
  • Meskipun harga melambung, masyarakat tetap membeli emas sebagai investasi jangka panjang.
  • Harga emas diprediksi akan terus berada di level tinggi akibat meningkatnya permintaan global.
Harga Emas di Banda Aceh Melonjak Rp 200.000 per Mayam Akibat Konflik Timur Tengah