News
35 Keluarga Korban Banjir Alue Kuta Jangka Bireuen Tempati Hunian Darurat
21 Februari 2026 21:59
Sebanyak 35 kepala keluarga korban banjir di Desa Alue Kuta Jangka, Bireuen, kini menempati hunian darurat yang terbuat dari kayu dan triplek. Hunian ini dibangun untuk menggantikan tenda darurat yang sebelumnya mereka tempati. Korban banjir berharap pembangunan hunian tetap segera selesai karena sudah tiga bulan menjadi pengungsi.
Keuchik Alue Kuta, Habibullah, menyatakan bahwa ada 45 kepala keluarga yang rumahnya hilang atau rusak berat. Dari jumlah tersebut, 35 keluarga menempati hunian darurat, sementara 10 keluarga lainnya menumpang di rumah keluarga.
Kondisi Hunian Darurat
- Ukuran kamar sekitar 2,5 x 3 meter, ditempati oleh satu kepala keluarga beserta anggotanya.
- Beberapa kamar ditempati oleh lima orang, sementara kamar lainnya ditempati oleh seorang nenek bersama cucunya.
- Setiap kamar dilengkapi dengan kasur dan peralatan masak.
Harapan Korban Banjir
- Korban banjir berharap pembangunan hunian tetap segera selesai.
- Mereka sudah mendapat informasi bahwa hunian tetap akan segera dibangun di desa mereka.
Dampak Banjir
- Banjir telah menyebabkan kerusakan berat pada rumah-rumah warga.
- Korban banjir telah menjadi pengungsi selama tiga bulan.
- Hunian darurat menjadi solusi sementara bagi korban banjir.
