News
Indonesia Fokus Kemanusiaan di Gaza, Bukan Lucuti Hamas: Kemhan
12 Februari 2026 11:19
Sejumlah media internasional menyoroti rencana Indonesia terkait pengiriman pasukan ke Gaza, Palestina. Dalam pemberitaannya, media asing menyebut pasukan TNI akan dikirim untuk menggantikan Israel Defense Forces (IDF) serta melucuti senjata kelompok Hamas.
Menanggapi kabar tersebut, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI membantah narasi yang beredar. Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan fokus Indonesia. Pernyataan itu disampaikan pada Rabu (11/2/2026).
Fokus Kemanusiaan
Menurut Rico, Indonesia menitikberatkan peran pada upaya stabilitas dan kemanusiaan di Gaza, bukan pada misi tempur atau pelucutan senjata pihak tertentu. Ia menjelaskan, dukungan Indonesia lebih diarahkan pada aspek rekonstruksi dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak konflik.
Kehadiran TNI
Kemhan juga menegaskan bahwa kehadiran pasukan TNI, apabila terealisasi, bukan untuk berperang. “Indonesia hadir untuk mendukung perdamaian dan kemanusiaan, bukan untuk memerangi atau berhadapan dengan pihak yang bertikai,” ujar Rico.
Mandat Internasional
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengiriman pasukan masih menunggu kejelasan mandat internasional. Termasuk rincian misi serta keputusan resmi pemerintah terkait keterlibatan Indonesia di Gaza.
