News
Pengungsi Banjir Lhokseumawe Pindah ke Huntara, Tidak Ada Lagi di Tenda Darurat
17 Februari 2026 00:51
Para pengungsi banjir di Kota Lhokseumawe kini telah menempati hunian sementara (huntara). Tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda darurat, menurut data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe. Proses pemindahan ini ditandai dengan acara seremonial penyerahan kunci huntara oleh Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, kepada para pengungsi.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Kapolres Lhokseumawe, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, dan tamu undangan lainnya. Jumlah huntara yang disediakan sebanyak 67 unit, dengan rincian 55 unit di Gampong Blang Naleung Mameh, 10 unit di Gampong Jambo Timu, serta masing-masing satu unit di Gampong Ulee Jalan dan Gampong Uteunkot.
Bantuan dan Dukungan Pemerintah
- Hunian Sementara: 67 unit huntara disediakan untuk pengungsi banjir.
- Bantuan Sembako: Penerima manfaat juga mendapatkan paket sembako, selimut, matras, dan kipas angin.
- Dana Tunggu Hunian: Bagi masyarakat terdampak yang tidak menempati huntara, pemerintah menyalurkan dana sebesar Rp 600.000 per kepala keluarga per bulan selama tiga bulan.
Pendataan dan Verifikasi Lanjutan
- Pemerintah mempercepat pendataan untuk penerima bantuan tahap II.
- Proses pendataan dan verifikasi dilakukan melalui mekanisme yang berlaku untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Pembangunan Hunian Tetap
- Pemerintah telah menyiapkan lahan untuk pembangunan hunian tetap di Gampong Padang Sakti dan Gampong Meunasah Mayang.
