News
Polisi Bangun Dua Jembatan Bailey di Sawang Aceh Utara untuk Warga Terdampak Banjir
26 Januari 2026 20:26
Banjir bandang yang melanda Sawang, Aceh Utara, pada 26 November 2025 lalu menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur, termasuk dua jembatan penghubung antar desa. Jembatan yang menghubungkan Desa Sawang dengan Desa Lhok Cut serta Desa Riseh Tunong dengan Dusun Cot Calang rusak total, memutus akses warga untuk beraktivitas dan mengangkut hasil pertanian.
Untuk mengatasi masalah ini, Kepolisian Resort Lhokseumawe berencana membangun dua jembatan Bailey sebagai solusi cepat. Material untuk pembangunan jembatan sudah tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh, Aceh Utara. Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., bersama jajaran melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan kelancaran pembangunan.
Dampak dan Manfaat Jembatan Bailey
- Jembatan pertama akan menghubungkan Desa Sawang dengan empat desa lainnya, yakni Desa Lhok Cut, Blang Cut, Gunci, dan Kubu. Ini akan memudahkan akses warga untuk beraktivitas sehari-hari.
- Jembatan kedua direncanakan untuk menghubungkan Desa Riseh Tunong dengan Dusun Cot Calang, yang merupakan jalur utama warga dalam mengangkut hasil pertanian.
- Sebelumnya, polisi telah menyediakan boat karet dan membangun jembatan darurat dari kayu sebagai solusi sementara.
Keterlibatan Pihak Terkait
Kunjungan lapangan ini juga dihadiri oleh Dansatgas Brimob Pengendali Operasi Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh, jajaran Polsek Sawang, para geuchik desa terdampak, serta pihak vendor pembangunan jembatan. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk segera merealisasikan pembangunan jembatan Bailey ini.
Dengan adanya jembatan Bailey, diharapkan akses warga Sawang dan sekitarnya dapat kembali normal, mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Pembangunan ini juga menjadi bukti nyata peran kepolisian dalam membantu pemulihan pasca bencana di Aceh Utara.
Proses Pembangunan
- Material jembatan Bailey sudah tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh.
- Pengecekan lapangan dilakukan untuk memastikan rencana pembangunan dapat segera direalisasikan.
- Jembatan Bailey dipilih sebagai solusi cepat dan efektif untuk mengatasi masalah akses warga.
Dengan adanya jembatan ini, diharapkan warga Sawang dan desa-desa sekitar dapat kembali beraktivitas dengan normal, serta mengangkut hasil pertanian dengan lebih mudah dan efisien.
