PT GLEH telah mengoperasikan Mesin Insinerator Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Medis di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blang Bintang, Aceh Besar. Fasilitas inidirancang untuk memproses limbah medis secara lokal, sehingga tidak perlu mengirimkan ke Medan atau Jawa untuk dimusnahkan.
Dampak dan Prospek Fasilitas
- 86 rumah sakit di Aceh menghasilkan 11‑15 ton limbah B3 per hari, sekitar 4.000 ton per tahun.
- Kapasitas insinerator saat ini 6 ton/hari, dengan rencana peningkatan melalui pembangunan fasilitas tambahan.
- Lahan seluas X ha di Ladong, Aceh Besar, disewa untuk pengembangan pusat pengolahan terpadu (hulu‑hilir) dalam 12‑18 bulan.
- Proyeksi pendapatan asli daerah (PAD) dari layanan pengolahan limbah bisa mencapai puluhan miliar rupiah per tahun.
- Pengelolaan limbah lokal mengurangi biaya transportasi dan emisi dari pengiriman ke Medan/Jawa.
- Penyerapan tenaga kerja lokal diharapkan menurunkan tingkat pengangguran di Kabupaten Aceh Besar.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita: Bupati Abdya Tenang Pastikan RSUD-TP Layani Semua Peserta JKA
Safaruddin menegaskan bahwa JKA menyangkut hak dasar masyarakat Aceh & tanggung jawab negara dalam memastikan rakyat tidak kehilangan akses kesehatan
Warga Aceh Barat Khawatir: Dugaan Korupsi BOKB Rp 658 Juta Polisi Aceh Barat melakukan penggeledahan ke Kantor DP3AKB terkait dugaan korupsi dana BOKB 2023 sebesar Rp 1,6 miliar, dengan estimasi keru
ACEH BARAT - Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Sat Reskrim Polres Aceh Barat menggeledah Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak...
:Warga Nagan Raya Khawatir, Tiga Kecamatan Terendam Banjir","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":60,"Education":65,"FinalScore":79,"Summary":"Banjir melanda üç
KBA.ONE, NAGAN RAYA — Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Nagan Raya akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi dalam dua hari terakhir. Bencana tersebut menyebabkan lua
Pengangguran Aceh Naik 7.430 Orang, Warga Khawatir Ekonomi Lokal
“Sebanyak 64,15 persen penduduk bekerja berada pada kegiatan informal, sedangkan pekerja formal sebesar 35,85 persen.” AGUS ANDRIA


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.