Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Banjir Bandang Bireuen Tewaskan 40 Kambing Desa Ceubo, Program Ketahanan Pangan Terancam

23 Januari 2026 11:46

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen menyebabkan kerusakan parah di Kecamatan Gandapura, terutama di Desa Ceubo. Bencana ini tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi besar di sektor peternakan. Ratusan ekor kambing milik warga dilaporkan mati terendam banjir, sementara kandang-kandang ternak hancur diterjang air.

Di Desa Ceubo, sebanyak 40 ekor kambing dari total 95 ekor yang dikelola Badan Usaha Milik Desa sebagai program ketahanan pangan dilaporkan mati. Program yang dibiayai dari Dana Desa itu kini terancam lumpuh.

Dampak Banjir Bandang di Bireuen

  • 40 ekor kambing milik Badan Usaha Milik Desa Ceubo mati, mengancam program ketahanan pangan.
  • Peternak lokal seperti Saifuddin mengalami kerugian besar dengan hancurnya dua kandang besar dan puluhan kambing mati.
  • Rata-rata setiap keluarga di Desa Ceubo memelihara 20 hingga 60 ekor ternak, yang menjadi sumber penghidupan utama.
  • Warga mengharapkan bantuan serius dari pemerintah untuk pemulihan sektor peternakan dan pertanian.

Desa Lain yang Terdampak

Selain Ceubo, tujuh desa lain di Kecamatan Gandapura juga terdampak parah, yaitu Samuti Aman, Blang Gurun, Teupin Siron, Ie Rhop, Mon Jambe, Mon Keulayu, dan Samuti Makmur. Bantuan pemulihan diharapkan dapat mengembalikan roda perekonomian desa dan membantu warga bangkit pascabencana.

Harapan Pemulihan

Masyarakat Desa Ceubo dan desa-desa sekitar mengharapkan perhatian dan bantuan dari pemerintah serta pihak terkait untuk pemulihan sektor peternakan dan pertanian. Bantuan tersebut diharapkan dapat mengembalikan roda perekonomian desa dan membantu warga bangkit pascabencana.

Dengan kerugian yang dialami, pemulihan sektor peternakan menjadi prioritas utama untuk memastikan ketahanan pangan dan ekonomi warga Bireuen tetap terjaga.

Bencana ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana dan dukungan berkelanjutan bagi sektor pertanian dan peternakan di Aceh, terutama dalam menghadapi tantangan alam yang semakin kompleks.

Banjir Bandang Bireuen Tewaskan 40 Kambing Desa Ceubo, Program Ketahanan Pangan Terancam
0123456789