News
Ratusan Rumah di Bireuen Masih Terendam Lumpur Dua Bulan Pasca Banjir
10 Februari 2026 13:32
Ratusan rumah warga di Kabupaten Bireuen, Aceh, masih terendam lumpur dua bulan setelah banjir bandang. Kondisi tersebut terpantau di sejumlah desa pada Kamis hingga Sabtu awal Februari lalu.
Lumpur tebal masih menumpuk di lingkungan sekitar rumah warga di Kecamatan Peusangan, Peusangan Siblah Krueng, Kutablang, Peusangan Selatan, dan Jangka. Di Desa Pante Lhong, Kapa, Gampong Raya Dagang, Pante Pisang, Blang Panjoe, dan beberapa desa lain di Peusangan, sekeliling rumah masih dipenuhi lumpur.
Dampak Banjir di Bireuen
- Ratusan rumah di 41 desa terdampak masih dikelilingi lumpur tebal.
- Warga hanya mampu membersihkan satu atau dua kamar di dalam rumah.
- Lumpur yang dibuang ke samping rumah sering kembali masuk saat hujan.
- Bantuan dari berbagai pihak masih diperlukan untuk menyelesaikan persoalan lumpur.
Kondisi serupa terlihat di Desa Teupin Raya, Kubu, Pante Baro Gle Siblah, serta di Desa Ujong Blang, Keurumbok, dan Meuse di Kecamatan Kutablang. Meski ruas jalan desa umumnya sudah dibersihkan, halaman dan lingkungan rumah warga masih tertutup endapan lumpur yang mulai mengeras.
Berbagai pihak telah turun tangan membantu warga sejak banjir surut. Relawan, mahasiswa dari kampus di Bireuen dan Banda Aceh, anggota Polres Bireuen, TNI dari berbagai kesatuan, serta Taruna KKP ikut serta dalam pembersihan. Namun, pembersihan lumpur tebal tersebut membutuhkan alat berat.
