News
Ribuan Kayu Banjir Belum Bersih di Simpang Jernih, Warga Aceh Timur Terus Terlantar
21 Januari 2026 19:51
Banjir bandang yang melanda Aceh Timur pada 26 November 2025 masih meninggalkan dampak yang terasa hingga kini. Di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih, ribuan batang kayu gelondongan masih menumpuk di atas bekas lahan pertanian dan permukiman warga. Bencana tersebut tidak hanya merusak puluhan rumah dan sebuah meunasah, tetapi juga menghanyutkan sumber mata pencaharian utama warga, seperti kebun nilam dan pohon durian.
Warga setempat yang terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat berharap pemerintah segera turun tangan untuk membersihkan material tersebut menggunakan alat berat. Pembersihan kayu dengan tenaga manusia dinilai mustahil mengingat jumlahnya yang mencapai ribuan batang. Pembersihan dianggap penting agar lahan pertanian dan bekas permukiman dapat dipulihkan dan digunakan kembali oleh warga.
Dampak Banjir di Simpang Jernih
- Ribuan batang kayu masih menumpuk di Desa Rantau Panjang, Simpang Jernih.
- Puluhan rumah dan sebuah meunasah hancur akibat banjir bandang.
- Lahan pertanian warga, seperti kebun nilam dan pohon durian, ikut tersapu banjir.
- Warga terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat selama 55 hari.
Harapan Warga
- Pemerintah diminta segera turun tangan untuk membersihkan kayu menggunakan alat berat.
- Pembersihan kayu dengan tenaga manusia dinilai mustahil karena jumlahnya yang sangat banyak.
- Pembersihan dianggap penting untuk memulihkan lahan pertanian dan bekas permukiman warga.
Dengan kondisi yang masih terlantar, warga Desa Rantau Panjang berharap bantuan segera datang untuk memulihkan kehidupan mereka yang terdampak banjir bandang.
Kondisi Terkini
- 55 hari pascabanjir, kondisi warga masih belum pulih sepenuhnya.
- Ribuan batang kayu masih menghalangi pemulihan lahan pertanian dan permukiman.
- Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk membersihkan kayu dan memulihkan kehidupan mereka.
Dengan kondisi yang masih terlantar, warga Desa Rantau Panjang berharap bantuan segera datang untuk memulihkan kehidupan mereka yang terdampak banjir bandang.
