KembaliBerita

Korban Banjir Pidie Jaya Terjebak di Plafon Rumah, Anak Menangis Kelaparan

Ditulis oleh

serambinews.com

Tanggal

28 Januari 2026
Korban Banjir Pidie Jaya Terjebak di Plafon Rumah, Anak Menangis Kelaparan

Banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, menyebabkan warga terjebak di plafon rumah dan anak-anak mengalami kelaparan. Situasi genting ini terjadi akibat hujan terus-menerus yang menyebabkan ketinggian air mencapai tiga hingga lima meter.

Zulfahmi Akbar dan keluarganya terpaksa naik ke atas plafon rumah mereka pada Rabu (26/11/2026) karena air banjir mencapai ketinggian tiga meter. Mereka harus bertahan di situ selama dua hari tanpa makanan dan air minum.

Situasi Genting

  • Ketinggian air: Mencapai tiga hingga lima meter
  • Kelaparan: Anak-anak terpaksa minum air hujan untuk mengisi perut
  • Penyelamatan: Zulfahmi membuat jembatan darurat dengan kayu untuk membantu tetangganya
  • Bendera darurat: Zulfahmi memasang kain putih pada kayu untuk memberitahukan petugas BASARNAS dan BNPB

Dampak Sosial

  • Kelaparan: Anak-anak terus menangis karena kelaparan
  • Kondisi rumah: Listrik mati dan suasana sangat gelap
  • Penyelamatan: Zulfahmi dan keluarganya turun dari plafon rumah pada Jumat (28/11/2025) untuk mencari makanan

Respon Komunitas

  • Bantuan tetangga: Zulfahmi membantu tetangganya dengan membuat jembatan darurat
  • Kondisi genting: Anak Zulfahmi sempat menangis karena kelaparan
  • Penyelamatan: Zulfahmi dan keluarganya mengarungi banjir yang mengalir seperti alur sungai
#Aceh#Berita#Sosial
Bagikan

Baca Sumber Asli

Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

Kunjungi Website