Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Petani Tambak Aceh Timur Terpuruk, Modal Hancur Akibat Banjir

02 Februari 2026 16:09

Petani tambak di Desa Meunasah Teungoh, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, mengalami kerugian besar akibat banjir bandang. Misbahuddin, salah satu petani, mengungkapkan bahwa tambaknya yang penuh benih udang dan ikan hancur akibat arus deras setinggi satu meter. Meski pintu air dibangun kokoh, pertahanan itu tak kuasa menahan gempuran air.

Kerusakan ini menyebabkan Misbahuddin dan warga lainnya kehilangan modal hingga 20 juta rupiah. Mereka kini memerlukan bantuan untuk memulai kembali usaha tambak mereka.

Dampak Banjir

  • Kerusakan Tambak: Benteng tambak jebol, pintu air hancur, dan seluruh isi tambak hanyut.
  • Kerugian Finansial: Kerugian mencapai 15 hingga 20 juta rupiah per petani.
  • Modal Baru: Petani perlu modal tambahan untuk memulai kembali usaha tambak.
  • Kehilangan Hasil Panen: Udang dan ikan yang hendak dipanen hilang tanpa sisa.

Harapan Bantuan

Para petani tambak di Aceh Timur berharap adanya perhatian dan bantuan dari pihak terkait. Tanpa dukungan modal dan perbaikan infrastruktur, ancaman kehilangan mata pencaharian jangka panjang membayang di depan mata petani.

Petani Tambak Aceh Timur Terpuruk, Modal Hancur Akibat Banjir
0123456789