News
Kebakaran SPBU di Sigli, Dispenser BBM dan Mobil Pikap Hangus
23 Januari 2026 14:19
Kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, pada Jumat (23/1/2026) siang. Api menghanguskan dispenser BBM jenis Pertalite dan satu unit mobil Toyota Kijang pikap, menyebabkan kepanikan warga dan pengendara di sekitar lokasi.
Petugas SPBU, warga sekitar, dan polisi berupaya memadamkan api sebelum armada pemadam kebakaran tiba. Sopir mobil pikap yang ikut terbakar mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan pihak pengelola SPBU belum memberikan keterangan resmi.
Dampak Kebakaran
- Dispenser BBM Pertalite dan satu mobil pikap hangus terbakar.
- Sopir mobil mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.
- Kepanikan warga dan pengendara di sekitar lokasi.
- Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh aparat kepolisian.
Upaya Pemadaman
- Petugas SPBU, warga, dan polisi menggunakan peralatan seadanya sebelum pemadam kebakaran tiba.
- Api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke area lain di dalam SPBU.
Kondisi Terkini
- Aparat kepolisian masih melakukan pengamanan dan pendalaman untuk mengetahui penyebab kebakaran.
- Pihak pengelola SPBU belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat mengenai keselamatan dan keamanan di sekitar area SPBU. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi.
Pentingnya Keselamatan
- Selalu waspada terhadap potensi bahaya di area SPBU.
- Ikuti prosedur keselamatan yang ditetapkan oleh pengelola SPBU.
- Laporkan segala aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.
Dengan adanya insiden ini, diharapkan pihak berwenang dapat segera mengetahui penyebab kebakaran dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
Kesimpulan
Kebakaran di SPBU Sigli, Pidie, Aceh, menimbulkan kerugian material dan kekhawatiran di kalangan warga. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, dan masyarakat diharapkan tetap tenang serta mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi.
