News
Volume Sampah di Pidie Meningkat 50% Selama Ramadan, DLH Sigli Tangani Limbah Kelapa Muda
4 hari yang lalu
Selama bulan Ramadan 2026, volume sampah di Kabupaten Pidie meningkat hingga 50% dibandingkan hari biasa. Jika biasanya volume sampah berkisar 30–35 ton per hari, kini mencapai 30 hingga 45 ton per hari. Peningkatan ini disebabkan oleh aktivitas rumah tangga dan maraknya pedagang musiman yang menjajakan makanan berbuka puasa.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pidie, Firman Maulana, S.STP M.Si, mengakui peningkatan volume sampah yang cukup signifikan. "Selama Ramadhan volume sampah meningkat hingga sekitar 50 persen. Jika pada hari biasa berkisar 30–35 ton per hari, maka pada bulan puasa dapat mencapai sekitar 30 hingga 45 ton per hari," ujarnya.
Penanganan Sampah
- 128 penyapu jalan tersebar di Sigli, Grong-grong, Padang Tiji, Indrajaya hingga Beureuenun.
- 7 armada truk terus bekerja setiap hari untuk mengangkut sampah.
- Sampah limbah buah kelapa muda, yang kerap mendominasi selama Ramadhan, ditangani secara khusus sehingga tidak bercampur dengan sampah lainnya.
Kebersihan Kota
Petugas kebersihan tetap siaga untuk menjaga kebersihan kota agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman. "Kebersihan kota ini juga menjadi tanggung jawab bersama," kata Firman. Warga seperti Samsul (42) merasakan langsung perubahan suasana kota selama bulan Ramadhan. "Saat malam, kota terlihat bersih. Lampu jalan menyala dan masjid ramai. Kota terasa hidup tapi tetap bersih. Ini bagus untuk citra kota kita," katanya.
