Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Dua Bulan Pascabanjir Aceh Utara, Tumpukan Kayu dan Huntara Belum Tersentuh

26 Januari 2026 09:02

Dua bulan setelah banjir bandang melanda Aceh Utara, penanganan pascabencana masih terasa lambat. Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, menyoroti tumpukan kayu dan material sisa banjir yang belum diangkut di Kecamatan Sawang. Selain itu, pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak juga belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Warga di Kecamatan Langkahan dan Tanah Jambo Aye masih bertahan di pengungsian karena rumah belum layak huni. Kondisi permukiman masih dipenuhi lumpur setinggi sekitar satu meter, yang sulit dibersihkan secara mandiri oleh warga. Pemerintah daerah berharap bantuan dapat disalurkan sebelum Ramadan.

Kondisi Pascabanjir

  • Tumpukan kayu dan material sisa banjir di Kecamatan Sawang belum diangkut.
  • Pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak belum menunjukkan perkembangan signifikan.
  • Warga di Kecamatan Langkahan dan Tanah Jambo Aye masih bertahan di pengungsian karena rumah belum layak huni.
  • Kondisi permukiman masih dipenuhi lumpur setinggi sekitar satu meter.

Harapan Pemerintah Daerah

  • Pemerintah daerah berharap seluruh bantuan bagi warga terdampak banjir dapat disalurkan sebelum Ramadan.
  • Banjir bandang yang melanda Aceh Utara pada 26 November 2025 tercatat menewaskan 246 orang, sementara lima orang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

Tantangan Warga

  • Keterbatasan tenaga, peralatan, dan kondisi fisik warga membuat pembersihan berjalan sangat lambat.
  • Warga berharap dapat kembali menempati rumah sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
  • Kondisi pascabanjir masih jauh dari normal, dengan banyak rumah rusak dan keterbatasan akses listrik dan air bersih.

Pemerintah pusat telah menyiapkan bantuan hunian sementara bagi para korban banjir, dan warga berharap hunian sementara segera bisa ditempati sebelum Ramadan.

Data Penting

  • 246 orang meninggal dunia akibat banjir bandang.
  • 5 orang masih dinyatakan hilang.
  • 300 unit rumah hilang.
  • Banyak rumah dengan kategori rusak berat.
Dua Bulan Pascabanjir Aceh Utara, Tumpukan Kayu dan Huntara Belum Tersentuh
0123456789