News
Hipmi Abdya: Motor Penggerak Ekonomi Daerah, Menjawab Tantangan Pembangunan
10 Februari 2026 22:30
Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli, menyebut Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) sebagai motor penggerak utama ekonomi daerah. Hal ini ditegaskannya saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV BPC Hipmi Abdya di Pendopo Bupati, Selasa, 10 Februari 2026.
Zaman Akli menilai forum Muscab ini menjadi momentum krusial bagi para pengusaha muda untuk merumuskan keputusan strategis. Menurutnya, program kerja yang disusun nanti harus mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperluas konektivitas pelaku usaha lokal.
Peran Hipmi dalam Ekonomi Daerah
- Motor Penggerak Ekonomi: Zaman Akli menekankan peran Hipmi sangat vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kewirausahaan muda.
- Mitra Strategis: Ia berharap Hipmi tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat daya saing daerah.
- Tren Nasional: Zaman menyoroti tren nasional di mana pengusaha muda kini didorong untuk lebih agresif masuk ke sektor ekonomi kreatif, industri makanan, dan penguatan UMKM.
- Visi Besar: Pemerintah Kabupaten Abdya memiliki visi besar untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis lokal.
Harapan dan Kapasitas Hipmi
- Kapasitas Hipmi: Zaman Akli meyakini Hipmi memiliki kapasitas untuk membantu pemerintah mewujudkan target tersebut.
- Mitra Utama: Hipmi bukan hanya organisasi yang mencetak wirausaha, tetapi mitra utama dalam menumbuhkan usaha mikro dan kecil yang inovatif.
- Ekosistem Bisnis: Muscab IV diharapkan melahirkan kepemimpinan baru yang mampu mensinergikan potensi pengusaha muda dengan program pembangunan pemerintah daerah guna menciptakan ekosistem bisnis yang lebih sehat dan kompetitif di Aceh Barat Daya.
