News
Wagub Aceh dan Mendagri Tinjau Pengungsian di Aceh Utara, Serahkan Bantuan
22 Januari 2026 17:14
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam kunjungan kerja ke wilayah terdampak bencana di Aceh Utara. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kondisi pengungsian dan menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak.
Rombongan meninjau Posko Pengungsian di Desa Bukit Linteung dan Desa Lubuk Pusaka, Kecamatan Langkahan. Untuk mencapai lokasi tersebut, rombongan harus menggunakan perahu karena kondisi wilayah masih terdampak bencana. Selain itu, Wagub Aceh dan Mendagri juga makan siang bersama para pengungsi di tenda pengungsian Desa Bandar Pusaka, Dusun Seulemak, sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian.
Kunjungan dan Penyerahan Bantuan
- Posko Pengungsian Desa Bukit Linteung: Wagub Aceh dan Mendagri menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana.
- Posko Pengungsian Desa Lubuk Pusaka: Rombongan meninjau kondisi pengungsian dan menempuh perjalanan menggunakan perahu.
- Hunian Sementara (Huntara): Wagub Aceh dan Mendagri meninjau pembangunan Huntara di Desa Ramah Rayeuk, Kecamatan Langkahan.
Apresiasi dan Komitmen Pemerintah
Wagub Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan terhadap penanganan bencana di Aceh. "Kehadiran langsung Mendagri beserta jajaran merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah pusat dalam membantu masyarakat terdampak, baik melalui penanganan darurat, penyaluran bantuan, maupun percepatan penyediaan hunian sementara," ujar Fadhlullah.
Rombongan Kunjungan
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto serta Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil. Usai rangkaian kegiatan di Aceh Utara, rombongan melanjutkan perjalanan udara menuju Kabupaten Aceh Timur untuk meninjau penanganan bencana, sebelum kemudian melanjutkan kunjungan ke Kota Langsa.
Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani bencana dan memberikan dukungan kepada masyarakat Aceh yang terdampak.
