News
Inflasi Aceh Naik 6,94%, Wagub Minta TPID Stabilkan Harga Bahan Pokok
1 hari yang lalu
Inflasi di Aceh mencapai 6,94% pada bulan ini, naik dari bulan sebelumnya yang berada di angka 6,69%. Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 824 miliar akan segera disalurkan untuk penanganan bencana dan perbaikan infrastruktur di beberapa wilayah terdampak, termasuk Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Pidie.
Upaya Pengendalian Inflasi
- TPID diminta untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, BPS, aparat hukum, dan pelaku usaha.
- Fokus pada pengendalian harga, kelancaran distribusi bahan pokok, dan operasi pasar.
- Meningkatkan daya beli masyarakat melalui stabilitas harga.
Pemulihan Pascabencana
- Pembangunan hunian sementara (huntara) telah mencapai lebih dari 60% dari target keseluruhan.
- Target penyelesaian huntara 100% sebelum Lebaran.
- Sosialisasi skema bantuan dan pemulihan kepada masyarakat untuk menghindari miskomunikasi.
Alokasi Dana TKD
- Dana TKD sebesar Rp 824 miliar akan difokuskan untuk penanganan bencana dan perbaikan infrastruktur.
- Perbaikan jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir dan tanah longsor pada akhir November 2025.
- Pemerintah Aceh menggandeng BPKP dan Kejaksaan untuk memperkuat APIP dalam pemulihan pascabencana.
