Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Krisis Air di Mata Ie: Kerusakan Hutan dan Karst Memengaruhi Air Bersih Aceh Besar

05 Februari 2026 22:21

WALHI Aceh mengungkap krisis air di Mata Ie akibat kerusakan hutan dan karst. Kerusakan hutan mencapai 319 hektare di Aceh Besar, memengaruhi ketersediaan air bersih di Kota Banda Aceh. Kerusakan karst memperparah krisis air, yang dapat berdampak jangka panjang.

Penyebab Krisis Air

  • Kerusakan tutupan hutan: Alih fungsi hutan menjadi kawasan permukiman dan praktik perambahan melemahkan fungsi hutan sebagai daerah tangkapan air hujan.
  • Data kehilangan hutan: Pada 2024, kehilangan tutupan hutan di Aceh Besar mencapai 319 hektare, dengan rincian 70 hektare di Hutan Lindung, 145 hektare di Hutan Produksi, dan 11 hektare di Taman Hutan Raya.
  • Kerusakan kawasan karst: Kawasan karst memiliki fungsi hidrologi penting sebagai akuifer alami yang menyimpan air hujan di dalam gua dan sungai bawah tanah.

Dampak Krisis Air

  • Ketersediaan air bersih: Kerusakan hutan dan karst memengaruhi ketersediaan air bersih di Kota Banda Aceh, yang bergantung pada Mata Ie sebagai sumber penopang utama air baku.
  • Kekeringan berulang: Jika kondisi ini tidak segera ditanggulangi, kekeringan akan terus berulang.

Solusi dan Rekomendasi

  • Pemulihan hutan: Perlu upaya pemulihan hutan dan pengelolaan lahan yang berkelanjutan.
  • Pelestarian karst: Pelestarian kawasan karst untuk menjaga ketersediaan air bahkan saat musim kemarau.
Krisis Air di Mata Ie: Kerusakan Hutan dan Karst Memengaruhi Air Bersih Aceh Besar
0123456789