Wali Nanggroe Aceh, Teungku Mahmud Al Haythar, berencana untuk menemui Presiden Prabowo Subianto guna mendorong penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh yang saat ini hanya mencapai sekitar 50 % dari rencana total. Pernyataan itu disampaikan setelah melakukan inspeksi langsung di lokasi konstruksi di Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, bersama Bupati Aceh Barat Tarmizi SP.
Dampak pada Akses Kesehatan di Barat Selatan Aceh
- 50 % struktur bangunan rumah sakit telah selesai dan dinilai kualitasnya setara dengan rumah sakit modern di Asia Tenggara.
- Anggaran yang sudah keluar mencapai ratusan miliar rupiah, sementara kebutuhan tambahan diperkirakan sekitar Rp200 miliar.
- Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berupaya mencairkan minimal Rp50 miliar dari APBA tahun ini dan merencanakan skema multiyear Rp150 miliar untuk tahun depan guna menargetkan operasional penuh pada 2028.
- Jika selesai, rumah sakit akan menyediakan layanan lengkap yang mengurangi kebutuhan warga Barat Selatan Aceh untuk merujuk ke Banda Aceh, sehingga menghemat waktu dan biaya perjalanan.
- Proyek ini juga diharapkan menciptakan lapangan kerja lokal dan meningkatkan daya terima layanan kesehatan bagi komunitas nelayan, petani, dan UMKM di wilayah barat Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Bireuen Anticipasi Pabrik Refinery CPO 15% Selesai, Target 1,5 Tahun
PT Orbis Tanah Luas membangun pabrik refinery CPO di Gandapura yang akan menghasilkan produk turunan seperti minyak goreng, margarin, dan sabun.
Petani Aceh Utara Tenang, Air Irigasi Kembali Alir Setelah 5 Tahun
Beroperasinya kembali bendung tersebut menjadi kabar gembira bagi ribuan petani di delapan hingga sembilan kecamatan yang selama ini kesulitan
:136 KK di Aceh Utara Terendam Air Laut Sampai 50 cm","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":75,"LongTermValue":80,"Education":60,"FinalScore":78,"Summary":"Sejak pertengahan Mei 2
Kabid Darurat dan Logistik BPBD Aceh Utara, Saifullah, kepada Serambinews.com, Sabtu (16/5/2026), mengatakan pihaknya telah menerima laporan
Warga Aceh Menunggu Penetapan Idul Adha 2026 melalui 6 Titik Rukyat
Kementerian Agama RI akan menggelar Sidang Isbat penetapan 1 Zulhijjah 1447 H pada Minggu, 17 Mei 2026.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.