Wakil Menteri PANRB, Purwadi Arianto, bersama tim dari LAN RI meninjau layanan publik di Aceh Tamiang pada 24 Februari 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan perbaikan tata kelola pasca banjir yang melanda wilayah tersebut. Peninjauan mencakup layanan administrasi kependudukan di Dinas Dukcapil, kesiapan Mall Pelayanan Publik (MPP), serta fasilitas layanan di Kejaksaan Negeri.
Tim menilai alur pelayanan, kapasitas sumber daya manusia, integrasi layanan digital, waktu tunggu masyarakat, dan kondisi sarana prasarana. Temuan lapangan akan menjadi dasar rekomendasi teknis untuk perbaikan cepat dan penguatan tata kelola jangka menengah.
Fokus Peninjauan
- Alur pelayanan dan integrasi digital
- Kapasitas sumber daya manusia dan waktu tunggu masyarakat
- Kondisi sarana dan prasarana pelayanan publik
Rencana Aksi
- Pelatihan ASN nol rupiah untuk meningkatkan kompetensi
- Pendampingan teknis berkelanjutan hingga indikator kinerja stabil
- Integrasi data kinerja layanan dan penyempurnaan dashboard monitoring
Wakil Menteri PANRB menekankan pentingnya kolaborasi antara LAN, BKN, ANRI, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan layanan publik. Ia juga menambahkan bahwa pemulihan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga pada akuntabilitas dan kemudahan akses layanan.
Kepala Pusjar SKMK LAN RI, Said Fadhil, menegaskan bahwa LAN RI akan menyediakan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan ketahanan organisasi dan kualitas pelayanan dalam situasi darurat. Pelatihan akan mencakup keterampilan pelayanan seperti manajemen antrian, pelayanan front office, komunikasi publik, serta dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.