Warga Aceh Utara, Muhammad Izul, menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Ia dieksploitasi dan diminta tebusan Rp 40 juta oleh perusahaan tempatnya bekerja. Izul berangkat ke Kamboja setelah Hari Raya Idul Adha 2025 dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi.
Selama di Kamboja, Izul bekerja di beberapa perusahaan tanpa menerima gaji. Ia bahkan dipaksa bekerja sebagai admin judi daring. Dalam kondisi tertekan, Izul diminta membayar tebusan agar bisa pulang. Berkat bantuan Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Kamboja, Izul berhasil dipulangkan tanpa harus membayar tebusan.
Kronologi Kasus
- Izul bekerja di perusahaan pertama selama enam bulan tanpa gaji.
- Dipindahkan ke perusahaan lain, tetap tidak dibayar.
- Bekerja sebagai admin judi daring, menerima gaji hanya dua bulan.
- Diminta tebusan Rp 40 juta untuk bisa pulang.
- Dokumen pribadi seperti KTP dan paspor ditahan oleh perusahaan.
Proses Pemulangan
- Haji Uma, anggota DPD RI, berkomunikasi dengan KBRI Phnom Penh.
- Mengirim surat resmi kepada KBRI pada 13 Januari 2026.
- Seluruh biaya pemulangan ditanggung pribadi oleh Haji Uma sebesar Rp 8 juta.
- Izul tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 22 Februari 2026.
- Dipulangkan ke Aceh dengan pendampingan staf Protokol DPD RI.
Apresiasi dan Terima Kasih
Haji Uma menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Kamboja atas bantuan dalam proses penanganan hingga pemulangan korban. "Ini adalah kerja bersama. Saya mengucapkan terima kasih kepada KBRI dan Kemenlu yang telah membantu semua proses, sehingga korban bisa kembali ke Aceh dengan selamat," ujarnya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.