Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Warga Aceh Timur Minta Huntara dan Tenda Sekolah Segera Dibangun

23 Januari 2026 10:07

Warga Dusun Sarahgala, Desa Sahraja, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, telah tinggal di tenda pengungsian selama dua bulan. Mereka meminta kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian agar hunian sementara (Huntara) segera dibangun. Kondisi ini dialami oleh 812 jiwa dari 233 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir bandang di empat dusun.

Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sarahgala, Aisyah, juga meminta tenda sekolah dan alat tulis untuk 96 murid yang belajar di ruang terbuka dan di bawah tenda. Mendagri Tito Karnavian menyetujui permintaan tersebut dan berjanji segera merealisasikannya.

Permintaan Warga

  • Hunian sementara (Huntara) untuk 812 jiwa dari 233 KK
  • Tenda sekolah dan alat tulis untuk 96 murid SDN Sarahgala
  • Penambahan tenda belajar dan bantuan alat tulis

Tanggapan Pemerintah

  • Mendagri Tito Karnavian menyetujui permintaan warga dan berjanji segera merealisasikannya
  • Pemerintah Aceh memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 29 Januari 2026
  • Gubernur Aceh Muzakir Manaf menginstruksikan percepatan pemulihan pascabencana dan penyelesaian Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) paling lambat pada 2 Februari 2026

Dampak Bencana

  • 4 dusun terdampak banjir bandang: Dusun Sahraja, Sarah Gala, Puring, dan HTI
  • 96 murid SDN Sarahgala belajar di ruang terbuka dan di bawah tenda
  • 812 jiwa dari 233 KK masih tinggal di tenda pengungsian

Langkah Pemulihan

  • Pembersihan lingkungan permukiman warga, sarana ibadah, sekolah, pasar, sawah, dan kebun masyarakat terdampak bencana
  • Pemenuhan logistik bagi seluruh korban bencana, termasuk warga di sepuluh gampong yang masih terisolir di Kabupaten Aceh Tengah
  • Pemulihan mata pencaharian masyarakat korban bencana

Pemerintah Aceh dan pusat berkomitmen untuk mempercepat penanganan darurat dan pemulihan pascabencana di Aceh Timur dan wilayah lainnya yang terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2026.

Koordinasi dan Dukungan

  • Mendagri Tito Karnavian didampingi oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau Dek Fadh, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, dan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto
  • Pemerintah Aceh memperpanjang status tanggap darurat bencana untuk keempat kalinya
  • Instruksi Gubernur Aceh untuk memperkuat koordinasi dengan Satgas Pemulihan Pascabencana, kementerian, lembaga, dan seluruh stakeholder terkait
Warga Aceh Timur Minta Huntara dan Tenda Sekolah Segera Dibangun
0123456789