News
Warga Aceh Tengah Krisis Air Bersih Pasca Banjir, Air Berbau Dikonsumsi
08 Februari 2026 11:19
Warga Jamat Aceh Tengah Krisis Air Bersih, Terpaksa Konsumsi Air Berbau dan Keruh
ACEH TENGAH - Kondisi warga di empat desa di Permukiman Wihni, Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, hingga kini masih memprihatinkan pascabanjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu. Selain kehilangan tempat tinggal, masyarakat setempat kini juga menghadapi krisis air bersih.
Akibat rusaknya sumber mata air utama, warga terpaksa mengonsumsi air berbau dan berwarna coklat yang mengalir dari lereng perbukitan Desa Reje Payung. Ironinya, air tersebut sejatinya merupakan aliran irigasi untuk persawahan.
Krisis Air Bersih
- Air berwarna coklat dan berbau dikonsumsi warga karena tidak ada pilihan lain.
- Sumber mata air bersih rusak akibat banjir bandang, jarak sekitar empat kilometer dari permukiman warga.
- Saluran distribusi air hancur, pasokan air bersih terputus total.
Keterbatasan Fasilitas Kesehatan
- Tidak ada fasilitas kesehatan memadai di wilayah Jamat.
- Hanya tersedia satu Puskesmas Pembantu (Pustu) dengan seorang bidan.
- Warga mengandalkan bidan dan perawat, dokter hanya datang sementara pascabencana.
Warga Jamat sudah lelah menyuarakan keluhan dan harapan, namun hingga kini yang diterima hanya janji tanpa realisasi nyata.
