Kembalilingkungan

Warga Aceh Tamiang Masih Bergantung pada Dapur Umum Pasca Banjir

Penulis

ajnn.net

Tanggal

27 Feb 2026

Warga Aceh Tamiang Masih Bergantung pada Dapur Umum Pasca Banjir

Tiga bulan setelah banjir besar melanda Aceh Tamiang, warga Kampung Kota Lintang Bawah, Kecamatan Kota Kuala Simpang, masih bertahan di tenda-tenda pengungsian. Mereka bergantung pada dapur umum mandiri yang didirikan para relawan untuk memenuhi kebutuhan makanan, terutama selama bulan Ramadan.

Dapur umum ini telah beroperasi sejak 10 Desember 2025 dan melayani sekitar 300 warga per hari. Tiga posko dapur umum Wazin Wazaran Infaq Aceh Tamiang masih aktif di Kota Lintang Bawah, Sungai Liput, dan Lubuk Sidup. Selain makanan, kebutuhan air bersih menjadi masalah utama akibat sumur bor yang mengering.

Kondisi Warga Pasca Banjir

  • Warga, termasuk ibu rumah tangga, pemuda, dan lanjut usia, bahu-membahu menjalankan dapur umum.
  • Dapur umum didukung dana dari donasi pribadi seorang warga Indonesia di Arab Saudi.
  • 300 warga dilayani per hari di setiap posko dapur umum.

Tantangan Utama

  • Kekurangan air bersih akibat sumur bor yang mengering.
  • Masyarakat masih tinggal di tenda-tenda pengungsian.
  • Kebutuhan dasar sehari-hari masih bergantung pada bantuan relawan.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.